Sabtu, 01 Mei 2010

Perkembangan Bahasa Pada Anak

Apa itu bahasa ?

Bahasa merupakan suatu bentuk komunikasi, entah itu lisan, tertulis atau tanda, yang didasarkan pada sistem simbol. Dengan bahasa manusia dapat memberi nama kepada segala sesuatu yang kelihatan maupun tidak kelihatan. Semua benda, nama sifat, pekerjaan, dan hal yang abstrak, diberi nama. Singkatnya, bahasa merupakan alat komunikasi terpenting bagi manusia.

Semua bahasa manusia mengikuti sistem aturan sebagai berikut :

Fonologi : sistem suara bahasa

Morfologi : aturan untuk mengkombinasikan unit makna kalimat

Sintaksis : pembelajaran kombinasi pembentukan frasa atau kalimat yang dapat diterima

Semantik : penguasaan arti atau makna kata dan kalimat (pemahaman)

Pragmatis : penggunaan percakapan yang tepat

Perkembangan Bahasa Anak Menurut Tokoh

Menurut Noam Chomsky, manusia cenderung mampelajari bahasa pada waktu tertentu dan dengan cara tertentu. Dalam tahap perkembangannya anak dapat menguasai bahasa secara bertahap bersamaan dengan anak-anak seusianya sesuai dengan tahap perkembangannya.

Lev Vygotsky, seorang psikolog asal Rusia lebih banyak menekannkan bahasa dalam perkembangan kognitif. Bagi Vygotsky bahasa berkembang dari interaksi sosial dan pengalaman dengan orang lain.

Bagi Piaget, bahasa baru tampil ketika anak sudah mencapai tahap perkembangan yang cukup maju. Pengalaman berbahasa anak tergantung pada tahap perkembangan kognitif.

Perkembangan Bahasa

Periode Umur

Perkembangan/Perilaku Anak

0-6 Bulan

Sekedar bersuara

Membedakan huruf hidup

Berceloteh pada akhir periode

6-12 Bulan

Celoteh bertambah dengan mencakup suara dari bahasa ucap

Isyarat digunakan untuk mengkomunikasikan suatu objek

12-18 Bulan

Kata pertama diucapkan

Rata-rata memahami 50 kosakata lebih

18-24 Bulan

Kosakata bertambah sampai rata-rata 200 buah

Kombinasi dua kata

2 Tahun

Kosakata bertambah cepat

Penggunaan bentuk jamak secara tepat

Penggunaan kata lampau (past tense)

Penggunaan beberapa preposisi atau awalan

3-4 Tahun

Rata-rata panjang ucapan naik dari 3 sampai 4 morfem per kalimat

Menggunakan pertanyaan “ya” dan “tidak” dan pertanyaan “mengapa, di mana, siapa, kapan “

Menggunakan bentuk negatife dan perintah

Pemahaman pragmatis bertambah

5-6 Tahun

Kosakata mencapai rata-rata 10.000 kata

Koordinasi kalimat sederhana

6-8 Tahun

Kosakata terus bertambah cepat

Lebih ahli menggunakan sintaksis (tata kalimat)

Keahlian bercakap meningkat

9-11 Tahun

Definisi kata mencakup sinonim

Strategi bicara terus-menerus

11-14 Tahun

Kosakata bertambah dengan kata-kata abstrak

Pemahaman bentuk tata bahasa kompleks

Pemahaman fungsi kata dalam kalimat

Memahami metafora dan satire (puisi atau prosa berisi kecaman atau kritik sosial)

15-20 Tahun

Dapat memahami karya sastra dewasa

Mekanisme Perolehan Bahasa

Imitasi

Artinya sama dengan meniru, dalam perolehan bahasa terjadi ketika anak menirukan pola bahasa maupun kosa kata dari orang-orang yang dianggap oleh anak menarik untuk ditirukan.

Pengkondisian

Mekanisme perolehan bahasa melalui pengkondisian. Perkataan yang sering diucap dan sering didengar anak maka akan jadi suatu kebiasaan. Anak akan sering mengucap kata tersebut, kemudian diasosiasikan dengan objek atau peristiwa yang terjadi. Biasanya kosakata awal yang dimiliki adalah kata benda,

Kognisi Sosial

Anak memperoleh pemahaman terhadap kata, karena secara kognisi ia memahami tujuan seseorang memproduksi suatu pengucapan kata melalui mekanisme atensi bersama. Adapun produksi bahasa diperoleh melalui mekanisme imitasi.

5 komentar:

  1. ui ui, , tak ada contoh kasusnya kah?? hehehe
    btw 0-6 bulan tu, , babling itu kah??

    BalasHapus
  2. bknnya, kta bu ary, , hrsnya dibuat ky buletin dlu yah??

    jd bhasanya seringan munkin biar org awam ngerti.
    am i wrong?? XD

    BalasHapus
  3. oh gitu ya teman......
    wah klu gitu contoh kasus ak jg blum tak postingkan....
    heheh

    BalasHapus
  4. Yayaya.. sip teman thx sarannya,,,..

    BalasHapus